Kami Bukan Teroris
"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi hidayah kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki". [Al Qashash/28 : 56].

Tentang sejarah Syi’ah dikemukakan bagaimana latar belakang pertumbuhan dan perkembangannya sampai sekarang, khususnya yang terkait dengan Syi’ah Imamiyyah atau Itsna Asyariyyah atau Rafidhah yang mengatasnamakan mahzab Ja’fariyah dan mazhab Ahlul Bait(Versi Mereka) , sebagaimana yang ada di Indonesia.

Tentang penyimpangan Syi’ah , dijelaskan apa saja yang dinilai oleh MUI menyimpang dan menyalahi aqidah dan syari’ah berdasarkan dalil naqli (Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam) , pandangan Jumhur Ulama dan kriteria yang telah ditetapkan oleh Rakernas MUI dan semua Keputusan Fatwa , rekomendasi  dan hasil-hasil Munas Ulama dan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI.

Tentang Syi’ah di Indonesia, dikemukakan temuan dari berberapa referensi dan fakta di lapangan , khususnya yang terkait dengan Syiah Rafidhah atau Syi’ah Imamiyyah di Indonesia, berikut problem sosial yang ditimbulkannya.

Selain itu dikemukakan pula pola penyebaran dan dakwah Syiah tersebut dengan berdirinya berbagai Organisasi ,Lembaga, Penerbitan dan perpustakaan-perpustakaan , sebagaimana yang didirikan di Beberapa perguruan Tinggi Islam.

Sudah jelas dalam Fatwa sesuai Hasil Rapat Kerja Nasional MUI pada Jumadil Akhir 1404 H / Maret 1984 bahwa Faham Syiah mempunyai perbedaan-perbedaan pokok dengan Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan UMMAT ISLAM HARUS MENIGKATKAN KEWASPADAAN TERHADAP  MASUKNYA FAHAM SYIAH INI.

Silahkan simak Presentasi Komisi Fatwa MUI Pusat pada acara Bedah Buku  Mengenal & Mewaspadai Syiah di Indonesia :

 

 

Artikel ini dipublikasikan oleh http://www.hidayahsunnah.com.